Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 September 2021

Cara Mencuci Dompet Yang Kotor

 



 

    Ada yang kemana-mana selalu bawa dompet ?. Rasanya ga lengkap ya kalo pergi-pergi ga ada dompet. Meskipun isi dompetnya terkadang sedikit, tapi kartu-kartu identitas lengkap semua. Kalau dompet ini sering diajak jalan-jalan ke sana kemari, udah pasti lama-lama akan kotor juga kan. Dompetnya sering dipegang dengan tangan dan dompetnya juga suka diletakkan di sembarang tempat. Dompet yang semula bersih akan menjadi kotor juga. Apalagi kalau dompet kita terkena noda-noda membandel. Waah…tambah kelihatan kotornya. Nah, pada saat itulah waktu yang tepat untuk membersihkan dompet.

     Cara membersihkan dompet juga tidak terlalu sulit. Cukup mudah untuk dilakukan. Untuk dompet yang terbuat dari kain ada banyak cara untuk membersihkan noda dan kotoran yang ada di dompet. Salah satu caranya adalah dengan merendam dompet kain kotor kita ke dalam air yang diberi detergen. Lama perendamannya tergantung seberapa berat kotoran dan noda yang ada. Kalau nodanya terlalu kotor, waktu perendamannya akan lama.

     Beberapa waktu yang lalu dompet kain yang biasa saya pakai kotor. Noda yang ada pada dompet saya sangat jelas terlihat. Dompetnya jadi kelihatan kusam. Saatnya mencuci dompet nih. Saya siapkan rendaman air detergen ( detergennya tidak terlalu banyak ). Kemudian dompet yang kotor ini direndam ke dalam air detergent. Waktu perendaman untuk dompet ini agak lama, sekitar satu harian. Karena nodanya cukup berat. Saya juga menyikat noda itu dengan sikat lembut agar kotorannya lebih mudah hilang. Setelah itu dompet langsung dijemur di panas matahari. Gantungkan saja dompetnya di gantungan jemuran ya. Jika sudah kering, dompet akan terlihat bersih dan kinclong kembali lho. Kalau mau terlihat lebih bagus lagi, dompet bisa disetrika lagi. Karena bahan dompet ini kain, tidak mengapa jika dompetnya diseterika dengan panas yang sedang. Dompet jadi terlihat baru kembali.

     Jadi, gimana nih kondisi dompet teman-teman ?. Kondisi luar dompet ya bukan kondisi dalamnya. Bersih atau kotor, bukan penuh atau kosong. Sekali waktu sempatkan membersihkan dompet kita. Bukan hanya akan terlihat lebih berkilau tapi juga akan terbebas dari kuman dan bakteri juga.

Yuuk…kita bersihkan dompet kitaa :)

 

 



Minggu, 29 Oktober 2017

Cara Merawat Tas Berbahan Kain ala Pernik Warna



Membawa perlengkapan kemana-mana sekarang tidak sulit lagi. Mulai dari perlengkapan yang berukuran kecil sampai besar pun, tidak jadi persoalan. Hal itu karena ada sebuah benda yang dapat membantu kita membawa perlengkapan penting kita kemana pun kita mau.

Yup..tas…benda yang sudah tidak asing lagi. Tas adalah sebuah benda yang sangat kita butuhkan. Karena dapat membawa perlengkapan kita kan. Selain fungsinya yang memang banyak, tas juga memiliki model yang beraneka ragam. Sehingga kita pun dapat bergaya dengan menggunakan tas :)

Kalau ngomong-ngomong soal tas, hal apa yang paling teman-teman pikirkan ?.
Mulai dari membelinya ya. Mungkin soal bentuk, ukuran, bahan, model dan pastinya soal harga. Mau model yang gimana ya ?. Ukurannya mau ukuran besar atau kecil ?. Bahannya pengen pake kain bunga ala shabby atau retro ala anak muda ?.
Udah pasti dipikirin nih biasanya…

Tapi pernah kah teman-teman memikirkan tentang perawatan tasnya ?.
Gimana cara merawat tasnya ?. Sulit ga ya?. Biaya perawatannya mahal apa engga?.

Naah…sekarang Pernik Warna mau bahas sedikit cara merawat tas. Ini cara merawat tasnya ala-ala Pernik Warna ya. Sesuai dengan tas yang kami keluarkan nih. Karena kami banyak mengeluarkan produk tas berbahan kain, kita bahan cara merawat tas berbahan kain aja ya.. Silahkan disimak..


Untuk merawat tas berbahan kain, ada beberapa hal penting yang harus dilakukan. Ada juga yang sebaiknya tidak dilakukan…diantaranya…

  1. Jangan memasukkan tas ini ke dalam mesin cuci ketika ingin mencuci tas.

  1. Jangan  merendam tas ini ke dalam air dalam jangka waktu yang lama ketika mencuci tas ini.

  1. Jika noda pada tas tidak terlalu banyak, sebaiknya dibersihkan saja sedikit noda tersebut. Bukan dengan mencuci seluruh tasnya.

Caranya : Ambil shampo atau sabun cair ke tangan. Lalu gosok-gosok sabun di tangan sampai berbusa. Kemudian dengan busa ini, bersihkan noda yang ada di tas dengan lembut. Setelah itu, bilaslah dengan menggunakan air.

  1. Jika memang tas sudah sangat teramat kotor dan memang mengharuskan kita untuk mencuci seluruh bagian tas tersebut, sebaiknya dicuci dengan tangan saja.

Caranya : Ambil air hangat-hangat kuku lalu berikan sabun cair atau detergen. Kemudian masukkan tas tersebut ke dalam air sabun. Lalu rendalamlah tasnya. Ketika merendam tas ini sebentar saja, jangan terlalu lama. Karena tas ini dilapisi pelapis yang memiliki lem. Jika merendam tas terlalu lama, dikhawatirkan lem pada pelapisnya akan lepas.

  1. Jemurlah tas yang telah bersih tadi. Sebaiknya jangan menjemur tas langsung di bawah sinar matahari. Supaya warna tas tidak berubah. Kita bisa mengangin-anginkan tas di bawah atap rumah.

  1. Tas ini dapat disetrika. Karena tas ini menggunakan bahan-bahan yang aman untuk disetrika. Jika setelah dicuci tas dirasa kurang rapi atau dalam pemakaian terlihat lipatan-lipatan pada tasnya, segera saja tas ini disetrika.

  1. Simpanlah tas pada tempat yang bersih. Salah satunya kita bisa menyimpan tas di dalam lemari. Agar lebih terawat lagi, kita bisa membungkus tas-tas kita dengan kain pembungkus tas atau bisa juga dengan plastik.




Bagaimana teman-teman ?. Mudah kan cara merawat tas kain ini.
Kalau tas sudah bersih dan tertata rapi dalam lemari, kita akan sangat mudah mencari tas ketika akan diperlukan nantinya.

Oh ya, Jangan hanya suka beli-beli tas aja ya. Tapi kita juga harus suka bersih-bersih tas. 
Yuk…dilihat lagi tas yang sudah lama ada di lemari. Mana tau ada noda-noda membandel yang perlu untuk dibersihkan.

Selamat mencoba...



Rabu, 25 Maret 2015

Perbandingan Foto yang Diedit dengan Foto yang Dicrop Ketika Diupload ke Instagram




Pada zaman sekarang ini tidak bisa dipungkiri lagi bahwa social media menjadi salah satu cara manusia dapat berinteraksi dengan manusia lain. Baik dalam hal pergaulan, pertemanan, pembelajaran ataupun perdagangan. Semua kegiatan kelihatannya dapat disangkut pautkan dengan social media. Begitu juga kehidupan saya, anda, kita semua. Sedikit banyak pernah bersinggungan dengan social media. Diantara beberapa social media yang tersedia di dunia maya, Instagram adalah salah satu social media yang banyak dipergunakan. Saling berinteraksi melalui foto merupakan salah satu keunggulan instagram.

Dalam beberapa waktu yang lalu, kami pernah membahas salah satu cara mengupload foto ke instagram melalui pc. Salah satu proses yang harus dilalui adalah pengeditan foto. Foto harus diubah ukurannya menjadi ukuran 1:1 agar dapat diupload ke instagram melalui program gramblr. Masih ingat kan??. Kalo udah agak lupa, coba baca ini dulu ya.

Nah, sekarang kita mau membandingkan hasil foto jika kita menggunakan program gramblr ( merubah ukuran foto 1:1 terlebih dahulu ) dengan menggunakan fasilitas ‘crop’ yang sudah ada pada instagram. Penasaran ?.

Ketika kita akan mengupload foto ke instagram langsung menggunakan program instagram, kita akan melewati salah satu tahap yaitu ‘crop’. Crop adalah suatu proses pemotongan foto agar ukuran foto sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Dalam hal ini foto akan dipotong sehingga ukurannya akan berubah menjadi ukuran 1:1.



Dalam mengupload foto ke instagram, kita menggunakan program gramblr atau program instagram dalam mengupload foto. Perbedaannya dimana?. Perbedaannya terletak pada cara pemprosesan foto tersebut agar dapat diubah ukurannya menjadi ukuran 1:1. Jika kita menggunakan program gramblr maka foto akan diedit ukurannya (diperkecil ukurannya) dari ukuran semula. Sedangkan jika menggunakan instagram maka foto akan dicrop (dipotong) terlebih dahulu agar mendapatkan ukuran yang diinginkan. Jadi perbedaannya ya antara ‘edit’ dan ‘crop’ foto.

Terus yang lebih bagus yang mana ya?.
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita langsung lihat langsung ke fotonya aja ya.
Foto di bawah ini adalah foto asli dompet belacu perca. Ceritanya foto ini akan diupload ke instagram.



Sekarang kita anggap, kita telah melalui 2 proses yang telah dijelaskan di atas yaitu meng-edit foto dan me-crop foto. Kedua foto itu pun telah diupload ke instagram. Kemudian bagaimana hasilnya?
Inilah kedua foto tersebut..



Kalau melihat foto yang dihasilkan dari kedua cara di atas, kelihatannya kedua-duanya memiliki keunggulan sendiri-sendiri. Jika kita menginginkan foto tanpa mengubah background fotonya, mengedit foto adalah salah satu pilihannya. Namun jika kita menginginkan foto yang gambar difoto tersebut serupa dengan bentuk aslinya, kelihatannya kita harus mengcrop foto tersebut terlebih dahulu. Jadi tergantung kita mau lebih fokus ke mana. Lebih fokus ke backgroundnya atau ke produknya. Begitulah kira-kira...

Ayuk dicoba kedua cara di atas. Terus kamu pilih deh mana yang kamu suka…

Selamat mencoba…

note :
Eh iya, ngomong pada penasaran ga lihat akun kami di instagram?. Yuk dilihat juga akun kami yang bernama @pernik_warna. Sekalian difollow juga ya.. (ceritanya promosi akun juga ini...hehehe)


Senin, 07 April 2014

Cara Membalikkan Kain



Cara membalikkan kain ?. Maksudnya ?...

Misalnya saja begini. Kita akan membuat tas serut. Tas serut itu adalah tas yang berbentuk persegi dengan bagian atasnya diserut atau ditarik menggunakan tali, pita ataupun kain yang dibuat seperti tali. Sudah terbayang ya bentuk tali serutnya. Jika membuat talinya dari kain berarti kita harus membuat kain dengan ukuran memanjang tetapi lebarnya kecil (misalnya panjang 100 cm lebar 3 cm). Nah, untuk membuat tali dari kain ini salah satu caranya dengan melipat kain menjadi 2 dan menjahit bagian sisi yang terbuka. Selanjutnya adalah bagaimana cara membalikkan kain ini dengan mudah secara tali kain ini panjang sekali dan ukurannya kecil pula ?. Berikut ini akan dijelaskan solusi dari masalah tersebut. Disimak yaa..


Ketika kita sudah selesai menjahit kain tersebut dan tinggal membalikannya salah satu cara yang mudah adalah dengan menggunakan peniti di salah satu ujung kain. Kemudian tarik peniti itu sampai terlihat di ujung kain yang satunya lagi. Dan tarik kain tersebut sampai seluruh kain terbalik. Setelah kain terbalik semua ( sudah jadi tali kainnya ) maka akan terlihat penampakannya yang kusut. Jadi langkah selanjutnya diseterika saja ya sampai licin. Daaan…kain pun siap dipergunakan. Untuk lebih mudahnya, lihat saja foto dibawah ini..





Daan hasil akhirnya seperti ini....




Nah...sekarang giliran Anda yang mencoba...

Senin, 13 Januari 2014

Cara Menajamkan Gunting

Sebutkan salah satu benda yang kita gunakan dalam membuat kerajinan tangan?. Benda ini tajam. Dapat membagi benda menjadi dua bagian. Pengoperasian benda ini hanya dengan membuka dan menutupnya saja dengan tangan. Benda apakah itu?. Coba tebak?. (main tebak-tebakan dulu kita yaa..)

Benar sekali…jawabannya adalah gunting. Benda yang satu ini menjadi salah satu peralatan wajib dalam membuat kerajinan tangan. Bukan hanya itu saja, gunting juga menjadi salah satu alternatif alat potong di dapur. Namun bentuknya tentu saja berbeda dengan gunting yang digunakan untuk memotong kain atau kertas.

Ketika kita menggunakan gunting, ada kalanya gunting tersebut kehilangan ketajamannya. Dalam bahasa lain dinamakan tumpul. Tentu tidak menyenangkan menggunakan gunting yang tumpul. Kita memerlukan lebih banyak waktu untuk menggunting. Selain itu hasil guntingan juga tidak rapi. Terus…apa yang harus dilakukan jika kita memiliki gunting yang tumpul?. Dibuang?. Jangaaan…sayang soalnya. Salah satu cara menggunakan gunting yang tumpul adalah dengan menajamkannya kembali. Berikut akan dibahas cara menajamkan gunting yang tumpul.

Cara pertama.
Ambillah botol kaca di dapur anda. Botol kaca ini bisa botol kecap, botol saus sambal, botol madu atau botol apapun. Kemudian pegang botol secara vertikal. Ambil gunting anda yang tumpul. Lalu gunting botol kaca tersebut dimulai dari atas sampai bawah. Lakukan proses tersebut berulang kali sampai gunting tajam.

Cara Kedua.
Ambillah beberapa lembar daun bambu kering atau daun sereh (daun apapun yang memiliki serabut-serabut kecil yang tajam di permukaannya). Kemudian potonglah daun tersebut dengan menggunakan gunting tumpul. Lakukan kegiatan tersebut berkali-kali sampai gunting mendapatkan ketajamannya kembali.

Begitulah beberapa cara menajamkan gunting. Oh ya, tips agar gunting anda tidak cepat tumpul adalah dengan memisahkan penggunaan gunting. Maksudnya gunting untuk kertas digunakan untuk menggunting kertas saja. Dan gunting untuk kain hanya digunakan untuk menggunting kain saja. Jika satu gunting digunakan untuk menggunting kertas dan kain, maka gunting tersebut akan cepat tumpul.

Sekarang…lihat-lihat lagi peralatan kerajinan tangan anda. Berapa jumlah gunting tumpul yang tidak terpakai dan tersimpan di kotak kerajinan anda?. Ayo ditajamkan kembali dan kembalikan lagi fungsi gunting tersebut dengan salah satu cara di atas. Selamat mencoba…




Rabu, 11 Desember 2013

Cara Mengatasi Resleting yang Tidak Dapat Dibuka

    “ Totalnya Rp 50.000 mbak…”. Kemudian seorang wanita mengeluarkan dompet untuk membayar total pembelanjaan kebutuhan hariannya. Dibukanya dompet berwarna merah marun dengan resleting hitam itu. Tangannya memegang kepala resleting itu. Namun apa yang terjadi. Belum sampai kepala resleting itu mengakhiri perjalanan di atas dompet, kepala resleting itu tidak dapat bergerak di tengah perjalanan. Maju mundur kepala resleting itu digerakkan, tetap ia tidak bergerak. Maceet… Untungnya wanita itu dapat melihat secarik uang kertas berwarna biru dibalik dompetnya itu. Segera ia tarik uang kertas itu dan memberikannya kepada kasir.

***

   Apakah anda pernah mengalami hal serupa?. Bagaimana perasaan anda mengalami peristiwa kepala resleting macet tidak bergerak di saat-saat terdesak ?. Duuuh… jangan sampai yaa..

    Untuk menghindari hal tersebut tidak ada salahnya kita selalu memeriksa kondisi resleting khususnya kepala resleting ini. Apakah pergerakannya lancar atau tidak. Terus kalau dalam pengecekan tersebut ternyata kepala resleting tidak dapat bergerak bagaimana?.. Jangan khawatir… ada solusinya. Jangan buru-buru dibuang benda kesayangan anda tersebut.

    Pertama, coba anda periksa kain pelapis di bagian dalam pada benda anda tersebut. Terkadang kain pelapis itu tersangkut pada kepala resleting. Jika kondisinya seperti ini, anda tinggal menarik kain tersebut keluar dari kelapa resleting. Dan resleting dapat dibuka kembali.

   Jika ternyata kain pelapis benda anda tidak tersangkut pada kepala resleting, cobalah cara kedua. Caranya sangat mudah. Ambillah lilin yang biasa menerangi malam anda jika mati lampu tiba. Kemudian gosoklah bagian resleting yang tidak bisa dibuka tersebut dengan lilin tadi. Lalu gerakkan kepala resleting maju mundur. Coba terus sampai akhirnya kepala resleting bergerak dan resletingnya dapat dibuka.

    Setelah anda mencoba cara kedua tersebut dan resleting tetap saja tidak dapat dibuka, mungkin anda dapat mencoba cara yang terakhir. Kini saatnya anda harus mengganti resleting tersebut dengan yang baru. Buka jahitan resleting tersebut, ambil resleting itu dan jahit bagian tadi dengan resleting baru. Dan… resleting anda tidak akan macet lagi di kemudian hari.

  Oke…sekian tips mengatasi resleting yang tidak dapat dibuka. Mungkin sudah banyak yang mengetahui cara-cara di atas yaa… Silahkan anda coba… 



                                                

Sabtu, 09 November 2013

Cara Merawat Benda Rajutan

    Oke…anda mungkin sering menggunakan benda yang terbuat dari benang yang dirajut, baik itu berupa sweater, shawl, selimut, atau pun cardigan. Mungkin juga pernak pernik di rumah anda terbuat dari rajutan seperti taplak meja, tatakan gelas, tempat handphone, dompet, tas, sarung bantal dan aneka perabot lainnya. Semua benda itu tentu saja perlu anda rawat kan.. Nah..sekarang kami akan membahas sedikit tentang cara merawat benda rajutan yang kami ambil dari buku “Merajut Yuk!” karya Safrida Purwati dan Dyah Dyanita.

    Salah satu perawatan benda rajutan adalah dengan mencuci benda tersebut. Mencuci rajutan tidak sembarangan juga. Bukan dengan cara memasukkannya ke mesin cuci baju dan mengeringkannya dengan mesin pengeringnya. Meskipun untuk beberapa benda rajutan tidak mengapa diberlakukan seperti itu. Namun secara umum mencuci rajutan sebaiknya dengan menggunakan tangan anda.

    Yaa benar sekali... mencuci rajutan dengan tangan. 

    Sangat disarankan untuk mencuci benda rajutan dengan tangan. Karena mencuci rajutan dapat menyusutkan ukuran benda dan memunculkan bulu-bulu pada benang. Selain itu mencuci rajutan juga bisa menyebabkan rajutan menjadi kasar dan kehilangan kilaunya. Untuk menghindarinya cuci rajutan dengan air dingin atau suam-suam kuku dan gunakan deterjen cair yang lembut. Celup-celupkan saja. Jangan mengucek ataupun menggosoknya dan jangan memutar terlalu keras ketika akan mengeringkannya. Jangan juga direndam karena akan cepat berbulu. Setelah diperas ringan untuk menghilangkan airnya, kemudian gelar di atas sehelai handuk. Gulungkan handuk tersebut agar air yang tersisa terserap oleh handuk . Lalu pindahkan ke handuk lain yang kering. Gelar sambil dikembalikan ke bentuk semula. Keringkan dengan cara meletakkannya di bidang datar. Jangan digantung agar benda rajutan anda ( seperti sweater, baju ) tidak kehilangan bentuk. Rajutan cukup diangin-anginkan saja dan jauhkan dari sinar matahari langsung.  


    Sekarang dengan cara ini anda dapat merawat benda rajutan anda dengan baik. Semoga saja dengan cara ini rajutan anda tetap awet  dan dapat digunakan untuk jangka waktu yang lama. Selamat mencoba….


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...