Sabtu, 26 Desember 2015

Jeans dan Denim....Apa Bedanya??




Sekarang kita akan membicarakan mengenai dunia perkainan. Lebih spesifik lagi mengenai satu kain yang banyak disukai orang terutama kawula muda. Kalau orang yang ‘berumur’ mengenakan kain ini jadi terlihat ‘lebih muda’ dari usianya. Kain ini memiliki ciri khas tersendiri yang terletak pada warna dan tekstur kainnya. Warna biru adalah warna yang sangat identik dengan kain ini. Meskipun sebenarnya belakangan ini banyak juga warna-warna lain yang telah diciptakan pada kain ini. Tekstur pada kainnya sangat berbeda dengan kain lainnya. Serat-serat kain memanjang terlihat jelas pada setiap helaian kain ini. Ketebalan kainnya pun beragam. Mulai dari kain yang tebal sampai kain yang tipis yang membuat si pengguna tidak kegerahan karena tebalnya kain. Dan tentu saja kegunaannya pun sangat banyak. Kain ini bisa dipergunakan untuk menjadi benda apa aja. Mulai dari pakaian, rok, aksesoris sampai penghias ruangan pun bisa. Dari penjelasan yang panjang ini, sudah bisa ditebak kain apa yang kita bicarakan?. Ayo…ayo…ditebak??.. Menurut kamu apakah nama kain ini??

Oke…oke….mari kita tebak jawabannya…
Yup..kain yang sedang kita bicarakan ini adalah kain jeans….eh…kain denim…eh..apa ya??..Itu lho kain yang sudah banyak dijadikan baju, celana, tas, dompet. Ini yang benar jeans atau denim sih? Apa bedanya jeans sama denim?. Baiklah…mari kita bahas yaa…

Untuk menjawab pertanyaan “apakah jeans itu?” atau “apakah denim itu?” terus pertanyaan “apakah perbedaan jeans dan denim?” , kita akan melihat dari beberapa artikel yang sudah ada. Kami akan merangkumkannya menjadi satu. Mari kita baca bersama…


Menurut Respati Hafidz, pendiri situs komunitas jeans darahkubiru, denim dan jeans bisa dikatakan berbeda. Denim adalah jenis bahan, sementara jeans adalah produk (celana) yang terbuat dari denim.

"Denim itu bahannya, jeans itu produk dari denim karena (sejarah) denim sendiri lebih lama lagi," jelas pria yang akrab disapa Direz ini, saat diwawancara wolipop di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.

Bahan denim berasal dari sebuah kota di Prancis, bernama Nimes. Awalnya bahan ini disebut Serge de Nimes, lalu kemudian dipersingkat menjadi denim (de Nims). Denim merupakan material kain yang kokoh terbuat dari katun twill. Teksturnya mirip karpet namun lebih tipis dan halus. Pertama kali diciptakan, denim hanya memiliki satu warna yaitu indigo. Tapi seiring berkembangnya zaman, dibuatlah warna-warna lain seperti hitam, abu-abu, putih khaki, dan warna-warna terang di antaranya pink, hijau dan biru terang.

"Begitu dipakai sama Levis jadi celana, barulah namanya jeans," tutur Direz.

Jeans sendiri merupakan sebutan khusus untuk celana denim. Pertama kali diciptakan oleh Jacob Davis dan Levi Strauss pada 1873. Awalnya jeans didesain untuk para koboi dan pekerja kasar pada era 50-an. Tapi semakin populer tahun 80an hingga sekarang dan dikenakan mulai dari anak-anak, kalangan remaja hingga orang dewasa. Dari masyarakat umum, selebriti hingga pejabat kala ingin tampil casual.

Sementara itu denim di masa sekarang, lebih sering digunakan untuk menyebut rangkaian busana yang terbuat dari bahan tersebut. Misalnya rok denim, jaket denim, gaun denim, rok denim, sepatu atau tas denim. [1]   


Dari cuplikan artikel di atas sudah jelas ya kalau denim adalah jenis bahan, sementara jeans adalah produk (celana) yang terbuat dari denim. Jadi kain yang kita bicarakan selama ini disebut kain denim. Sedangkan jeans adalah celana yang dibuat dari kain denim tersebut. Secara umum sudah jelas ya…



Bagaimana ceritanya si “denim” dan “jeans” ini bisa sedemikian popular?. Bagaimana sejarahnya?.

Yuk, kita cek di wikipedia..

Sebenarnya kain jean berasal dari dua kota yaitu dari kota Genoa di Italia dan Nimes di Perancis. Genoa yang dalam bahasa Perancis disebut GĂȘnes kemungkinan merupakan asal kata dari jean. Sedangkan denim adalah kain yang dibuat di kota Nimes, from de Nimes. Kain ini sudah sangat banyak dipergunakan di Eropa. Bahkan pelaut Genoa menggunakan kain jean ini untuk menutupi dan melindungi barang-barang mereka di dermaga dari cuaca. Para pelaut inilah yang mengekspor kain jean ke seluruh eropa.

sumber : https://php.radford.edu


sumber : http://www.kentonline.co.uk/

Dan jean menjadi sangat terkenal di Amerika Serikat ketika Levi Strauss memperkenalkan “blue jean overalls” di tahun 1873. Dalam membuat celana kerja, Levi Strauss menemukan bahwa denim adalah bahan yang cocok dipergunakan sebagai celana kerja.



Sekarang mengapa kata “jeans” artinya menjadi celana yang terbuat dari denim?

Kata Jeans barasal dari kata “Genoese” yang merupakan jenis celana yang digunakan oleh para pelaut yang berasal dari Genoa,Italia. Dan kain yang digunakan oleh para pekerja pada saat itu terbuat dari kain jean dan denim

Ada juga penjelasan lain yang menyatakan bahwa kain jean dan denim adalah kain yang banyak dipergunakan oleh para pekerja selama beberapa dekade. Dan "Jeans Pants" (Celana Jeans) adalah istilah yang dipergunakan pada sebuah artikel pada pakaian yang terbuat dari kain jean. Pada saat itu, orang lebih mengenal jeans sebagai celana yang terbuat dari kain jean, meskipun banyak juga yang menggunakan kain denim.

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca artikel yang ada di situsnya levistrauss



Bagaimana proses pembuatan kain denim ini?

Ini cuplikan artikel yang menjelaskan tentang pembuatan denim.


Dulu, denim sebenarnya merupakan paduan dari wool dan cotton atau wool dan silk( tidak tahu mana yg benar) tetapi setelah abad ke-19, hanya memakai cotton saja. Warna biru dari jeans merupakan hasildye dari tanaman indigo yang telah dipergunakan sejak 2500 B.C. Pabrik-pabrik jeans mengimport indigo plant dari India sampai akhirnya sintetik indigo diciptakan. Sebuah sumber mengatakan bahwa Indonesia dulu merupakan salah satu penyuplai Indigovera(emas biru). Ambarawa dan sekitarnya merupakan ladang terbesar Indigovera. Natural indigo sangat mahal tetapi masih bisa ditemui pada jeans-jeans sekarang. Namun, disertai dengan harga yang melambung tinggi. Sintetik indigo ditemukan oleh Adolf Von Baeyer pada tahun 1878. [2]



Jadi, kain denim ini awalnya dibuat dari kain yang dicelup dengan warna biru yang berasal dari tanaman indigo. Tanaman indigo ini kalau di Indonesia disebut Tarum, yang juga dipergunakan sebagai pewarna dalam pembuatan batik.  Tetapi sekarang denim yang dihasilkan diperoleh dari pewarna sintetik indigo.
Untuk keterangan yang lengkap tentang tanaman tarum ini bisa dilihat di wikipedia Indonesia.

 sumber : https://id.wikipedia.org



Dan…dari sekian panjangnya penjelasan di atas, kesimpulannya adalah
Denim adalah nama kain yang terbuat dari katun twill. Sedangkan Jeans adalah produk yang terbuat dari kain denim. Atau kalau lebih spesifiknya lagi Jeans adalah celana panjang yang terbuat dari kain denim. Bahasa gampangnya, Denim adalah bahan (kain) sedangkan jeans adalah produk (celana)



Sekilas cerita di balik pencarian perbedaan jeans dan denim…

Sebenarnya kami juga menggunakan kain ini untuk memperoduksi beberapa produk. Karena beberapa kelebihan yang dimiliki oleh kain ini. Produk pertama yang kami produksi dengan menggunakan kain ini adalah dompet. Karena ketidaktahuan kami, maka kami memberi nama dompet tersebut dengan nama “Dompet Lipat Jeans”. Seiring dengan berjalannya waktu, kami banyak melihat barang/produk dengan kain yang sama tapi diberi nama denim. Misalnya Dompet Denim, Tas Denim, Baju Denim. Mengapa tidak diberi nama jeans seperti yang kami lakukan?. Apa bedanya jeans dan denim?. Kemudian kami cari informasi dengan bantuan mbah google dan akhirnya banyak artikel yang membahas tentang jeans dan denim ini. Mungkin ada teman-teman yang mengalami hal serupa dengan kami. Kami mencoba untuk rangkuman artikel tersebut…

Semoga bermanfaat :)






Catatan :
                                                                                                    





Sumber Rujukan :







Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...